
Gorontalo-Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sultan Amai Gorontalo Rabu, 12 Agustus 2026 bertempat di Gedung Grand Palace Convention Center (GPCC) Kota Gorontalo menggelar kegiatan Ramah Tamah bersama calon wisudawan dan wisudawati sebagai momentum mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pimpinan FITK, Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Ketua Senat, Ketua Dewan Guru Besar, para Ketua dan Sekertaris Jurusan, para dosen, serta calon wisudawan dan wisudawati Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Kehadiran unsur pimpinan institut dan fakultas bersama para dosen dan calon lulusan menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh kebersamaan.
Ramah tamah ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sultan Amai Gorontalo untuk memberikan ruang bagi pimpinan, dosen, dan mahasiswa untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih akrab. Bagi calon wisudawan dan wisudawati, kegiatan tersebut menjadi momentum penting sebelum memasuki tahapan wisuda sekaligus menjadi bagian dari perjalanan akhir mereka sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sultan Amai Gorontalo.
Dekan Prof. Dr. H. Arten H. Mobonggi, M.Pd menyampaikan bahwa terimakasih kepada orang tua ataupun wali atas kepercayaannya yang telah menitipkan anak-anaknya di FITK dan kami juga berharap bahwa orang tua ataupun wali dapat mensosialisasikan dan menginformasikan Universitas Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo kepada lingkungan keluarganya.
“Jangan Pernah adik-adik merasa jumawa, merasa sudah lengkap ilmunya, tetapi kami berharap adik-adik dapat mengembangkan potensinya untuk tetap melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya baik di strata dua ataupun jenjang profesi guru…..” ujar Dekan
Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo yang diwakili oleh Wakil Rektor 1 Dr. Herson Anwar, M.Pd menyampaikan bahwa Tema yang diusung dalam ramah tamah sangat tepat beragaam warna, ada yang berasal dari Bolmong, Sulawesi Utara dan sekitarnya, Luwuk, Buol, Sulawesi Tengah pada umumnya dan Gorontalo berbagai macam etnis, semuanya disatukan pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan disatukan dengan keilmuan yang sama.
“Jangan jadikan ijazah dan transkrip sebagai akhir dari segalanya tetap awal dari langkahmu apa yang akan kamu berikan kepada masyarakat serta saya juga berpesan kepada adik-adik untuk selalu jaga almamater tercinta….” ujar Wakil Rektor I
Dalam suasana penuh keakraban, para calon wisudawan dan wisudawati mendapatkan pesan dan motivasi dari para pimpinan serta dosen. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para lulusan dalam mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FITK.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pimpinan dan dosen untuk menyampaikan apresiasi atas perjuangan para mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi. Perjalanan akademik yang telah dilalui diharapkan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi dapat dilanjutkan dengan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Kehadiran Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III, Ketua Senat, serta Ketua Dewan Guru Besar menunjukkan dukungan kelembagaan terhadap proses pembinaan dan pengembangan mahasiswa. Sinergi antara pimpinan institut, fakultas, dosen, dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik yang kuat serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Bagi FITK, para calon wisudawan dan wisudawati bukan hanya lulusan yang menyelesaikan pendidikan, tetapi juga merupakan bagian dari keluarga besar almamater. Karena itu, hubungan silaturahmi diharapkan tetap terjaga setelah mereka menyelesaikan studi dan menjadi alumni.
Melalui kegiatan ramah tamah ini, FITK berharap para calon wisudawan dan wisudawati dapat melangkah ke tahap kehidupan berikutnya dengan penuh percaya diri, membawa nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia pendidikan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan kebersamaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan mahasiswa menyelesaikan studi merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kerja keras mahasiswa, dukungan keluarga, serta kontribusi para dosen dan seluruh sivitas akademika.
Penulis Taufik Taib



