Mahasiswa KKS Mandiri FITK UIN Sultan Amai Gorontalo Gelar PELITA di Desa Tabumela, Tumbuhkan Semangat Literasi dan Keceriaan Anak

Gorontalo – Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial (KKS) Mandiri Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan kegiatan PELITA (Pekan Literasi dan Permainan Tradisional Anak) di Desa Tabumela, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan minat literasi, mengembangkan kreativitas, serta memperkenalkan kembali permainan tradisional sebagai bagian dari pembentukan karakter anak.

Kegiatan PELITA dilaksanakan oleh 8 mahasiswa KKS Mandiri dibawah bimbingan Asriyati Nadjamuddin, M.Pd. dan Aljunaid Bakari, M.Si. selaku dosen pembimbing. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menghadirkan suasana belajar yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak Desa Tabumela. Salah satu aktivitas yang dilaksanakan adalah pengenalan huruf dan pembelajaran membaca melalui pendekatan yang sederhana dan komunikatif, sehingga anak-anak dapat mengikuti proses pembelajaran dengan penuh antusias.

Selain penguatan kemampuan literasi dasar, program PELITA juga mengusung konsep pembelajaran melalui permainan tradisional sebagai sarana membangun kebersamaan, kerja sama, kedisiplinan, dan interaksi sosial anak. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan sosial dan pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan teknologi digital.

Melalui pendampingan dosen pembimbing, kegiatan PELITA menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan kependidikan secara langsung di tengah masyarakat. Program ini sekaligus mencerminkan komitmen FITK UIN Sultan Amai Gorontalo dalam mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan generasi muda.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan keceriaan, terlihat dari antusiasme anak-anak dalam mengikuti pembelajaran dan berinteraksi bersama mahasiswa. Melalui program PELITA, mahasiswa KKS Mandiri FITK UIN Sultan Amai Gorontalo berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap kegiatan membaca, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta menghadirkan pengalaman pendidikan yang bermakna bagi anak-anak Desa Tabumela. Program ini diharapkan menjadi kontribusi positif mahasiswa dalam membangun generasi yang literat, kreatif, berkarakter, dan mencintai budaya bangsa.


Penulis Taufik Taib