FITK Dukung Penguatan Tata Kelola melalui Finalisasi Statuta dan Ortaker IAIN Sultan Amai Gorontalo

Gorontalo-Pimpinan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Sultan Amai Gorontalo menghadiri Rapat Finalisasi Statuta dan Organisasi Tata Kerja (Ortaker) yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo di Aula Lantai 4 Rektorat, Selasa, 21 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Institusi dalam menyempurnakan dokumen Statuta dan Organisasi Tata Kerja sebagai landasan tata kelola kelembagaan yang efektif, adaptif, dan selaras dengan regulasi yang berlaku. Rapat tersebut dilaksanakan berdasarkan Undangan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Nomor 1732/In.06/R/PP.009/07/2026 tanggal 20 Juli 2026.

Rapat dihadiri oleh jajaran Pimpinan Institut, Para Dekan, Wakil Dekan, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Ketua Senat dan Anggota, Ketua Dewan Guru Besar serta unsur pimpinan lainnya untuk memberikan masukan dan menyepakati hasil akhir penyelarasan dokumen Statuta dan Ortaker sebelum ditetapkan sebagai pedoman penyelenggaraan tata kelola di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Keikutsertaan pimpinan FITK dalam forum tersebut menunjukkan komitmen fakultas untuk berpartisipasi aktif dalam proses penguatan tata kelola kelembagaan. Melalui pembahasan yang komprehensif, diharapkan dokumen Statuta dan Ortaker mampu mengakomodasi kebutuhan pengembangan institusi, memperjelas struktur organisasi, pembagian tugas, fungsi, serta mekanisme koordinasi antar unit kerja.

Selain penyelarasan Statuta dan Ortaker, rapat juga membahas sejumlah agenda akademik dan kemahasiswaan, antara lain evaluasi penerimaan mahasiswa baru jalur lokal mandiri, persiapan pelaksanaan wisuda, serta program beasiswa.

Melalui forum ini, diharapkan seluruh masukan dari peserta dapat menjadi penyempurna dokumen Statuta dan Ortaker sebagai landasan penyelenggaraan tata kelola IAIN Sultan Amai Gorontalo yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi.

Penulis Taufik Taib